SENTUL – Paguyuban Budiasi memberikan bantuan bibit pohon keras kepada tim Kuliah Kerja Nyata (K2N) Universitas Indonesia (UI). Bantuan tersebut diserahkan bersamaan dengan digelarnya Penanaman Tim K2N UI 2016, Sabtu (278), di Wilayah Penyangga Hulu Ciliwung, tepatnya di Desa Tugu Utara, Rukun Warga (Rw) 04, Caringin. Penanaman ini tak lain bertujuan melakukan konservasi lahan krisis di sekitar Hulu Ciliwung.

Gagasan penanaman tersebut muncul setelah tim K2N UI 2016 Tugu Utara melakukan assessment dan menemukan adanya permasalahan lingkungan, yaitu beralih fungsinya lahan hijau di sekitar bantaran Hulu Ciliwung menjadi vila dan bangunan. Sehingga tidak ada lagi tanaman penahan untuk mencegah longsor yang juga bisa berfungsi sebagai resapan air. “Kami tergerak untuk melakukan program konservasi lahan yang kebetulan mendapat dukungan dari berbagai pihak yang antara lain Paguyuban Budiasi, Pemerintah Desa Tugu Utara, Koramil Cisarua, dan Kopassus,” ¬†demikian siaran pers Humas K2n UI 2016, Sabtu (27/8).

K2NUI 2Total bantuan bibit tanaman keras bagi konservasi lahan kritis yang dilakukan K2N UI mencapai sebanyak 430 bibit. Dari jumlah ini, bibit bantuan Paguyuban Budiasi tercatat sebanyak 400 bibit yang mencakup bibit Sengon Africa, Rasamala, Mahoni, dan Buni. Sedangkan 30 bibit lain merupakan bantuan dari Koramil Cisarua.

Gelaran penanaman bibit pohon keras dihadiri sejumlah kalangan termasuk Kepala Desa Tugu Utara, Koramil Cisarua, Ketua K2N UI 2016, Ketua Kelempok Tani Tugu Utara, Sibat, Eco Village Tugu Utara dan Tugu Selatan, Mahasiswa K2N Tugu Selatan dan Cibeureum, Desa Wisata Kabupaten Bogor, Perangkat Desa Tugu Utara, Perwakilan SDN Ciburial, Pramuka, serta LPM. Penanaman dilakukan di lima lokasi di sepanjang bantaran sungai Ciliwung RW 04. Sebelumnya,
simbolisasi penanaman dilakukan Kepala Desa Tugu Utara, Ketua K2N UI 2016, Koramil Cisarua, dan Ketua Kelompok Tani.

Kegiatan penanam ini diharapkan tidak hanya berakhir pada penanaman bibit semata namun berlanjut pada perawatan dan pemantauan dari masyarakat sekitar khususnya dari kelompok tani di wilayah tersebut. #