CIKAMPEK – Setelah meresmikan penghijauan Jalan Tol Cikopo – Palimanan (Cipali), Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH) bekerja sama dengan Kementerian BUMN dan Perusahaan BUMN lainnya, serta Paguyuban Budiasi, melakukan penanaman di ruas tol Jakarta – Cikampek. Penanaman dilakukan pada 26 Maret 2016 lalu. Pada penanaman ini, sebanyak 70 direksi BUMN turut terlibat beserta Menteri BUMN Rini Soemarno dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Dalam acara penghijauan ini, sebanyak 10 ribu pohon ditanam di setiap sisi jalan Tol Cikampek, mulai dari KM 47 sampai KM 71. Jenis-jenis pohon yang ditanam antara lain Trembesi, Mahoni, Bintaro, dan Bungur. Pohon yang dipilih selain memiliki daya resap air cukup tinggi sehingga dapat mencegah terjadinya longsor, juga dapat menyerap emisi karbon yang dilepaskan kendaraan yang melaju di jalan tol dengan optimal.

Mengenai fungsi pohon, ditekankan Menteri KLH Nurbaya Siti Bakar, pohon berguna sebagai penopang kehidupan. Satu pohon dalam setahun dapat menghasilkan 130 kilogram oksigen dan menyerap 1 ton karbon dioksida. Karena itu, kemampuan pohon untuk melakukan respirasi dan fotosintesis sangat berarti bagi kehidupan manusia.

“Gerakan menanam pohon harus terus dilestarikan dengan melibatkan berbagai pihak termasuk pelaku bisnis,” kata Siti.

Pada kesempatan ini, setiap Menteri, Pejabat Daerah, beserta Direksi BUMN menanam pohon masing-masing secara langsung. Menteri Siti menanam pohon Trembesi, sedangkan Menteri Rini menanam pohon Damar, dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menanam pohon Kalpataru. Jajaran direksi BUMN yang turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Direktur Utama BNI, Direktur BRI, Direktur Bank Mandiri, Pegadaian, Garuda Indonesia dan Jamkrindo. Direktur Jasa Marga selaku tuan rumah acara ini juga ikut menanam pohon demi membuktikan komitmen Jasa Marga dalam program penghijauan di salah satu ruas tol terpanjang di Indonesia ini. #